Penghapusan P5 dan digantikan oleh 8 Dimensi Profil Lulusan
Penghapusan P5 dan digantikan oleh 8 Dimensi Profil Lulusan
Mulai tahun ajaran 2025/2026, P5 secara resmi dihapus. Tidak diganti dengan istilah “P7”, seperti sempat beredar secara keliru. Yang benar adalah bahwa P5 diintegrasikan menjadi bagian dari suatu kerangka baru bernama “Profil Lulusan 8 Dimensi”
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah memastikan bahwa penyebutan “P7” kurang tepat; design konsep baru berfokus pada delapan dimensi kompetensi, bukan tujuh program kebiasaan
Profil Lulusan 8 Dimensi Dimensi Kompetensinya:
Dimensi yang menjadi sasaran pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik meliputi:
- Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kewargaan (citizenship)
- Penalaran Kritis
- Kreativitas
- Kolaborasi
- Kemandirian
- Kesehatan
- Komunikasi
Konsep ini merupakan hasil integrasi dari pendekatan deep learning, yang menekankan pembelajaran dengan kesadaran, bermakna, dan menyenangkan dengan seluruh indera siswa (pikir, hati, rasa, raga)
Peralihan dari P5 ke 8 Dimensi
- P5 sebelumnya merupakan kegiatan kokurikuler yang berdiri sendiri. Fokusnya pada lima profil: beriman, bergotong royong, bernalar kritis, berkebinekaan global, mandiri, kreatif
- Sementara Profil Lulusan 8 Dimensi tidak lagi bentuk projek terpisah, melainkan terintegrasi ke dalam pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai bagian dari keseluruhan kurikulum yang kontekstual dan bermakna
Dengan demikian, alih-alih menjalankan sejumlah projek terpisah, seluruh proses pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan kedelapan dimensi tersebut secara konsisten.
|
Komponen |
Sebelum (P5) |
Sekarang (2025/2026 ke atas) |
|
Bentuk Program |
Projek kokurikuler mandiri |
Integrasi ke dalam deep learning |
|
Istilah Umum |
P5 |
Profil Lulusan 8 Dimensi |
|
Jumlah Kompetensi |
5 atau 6 (bergantung fase/jendela) |
8 Dimensi Kompetensi |
|
Cakupan Pelaksanaan |
Eksternal terhadap mata pelajaran utama |
Terintegrasi di seluruh proses pembelajaran |
Dampak bagi Sekolah dan Guru
- Sekolah dan pendidik perlu menyesuaikan perencanaan, dari sebelumnya menyusun modul P5 terpisah menuju integrasi kompetensi delapan dimensi dalam setiap aktivitas pembelajaran.
- Penilaian dan asesmen juga berubah: alih-alih hanya menilai hasil projek, sekarang asesmen diarahkan pada pencapaian kompetensi dalam 8 dimensi melalui aktivitas pembelajaran mendalam dan reflektif.
- Jumlah alokasi jam proyek di P5 sudah disesuaikan sejak Panduan Revisi Mei 2024, tetapi di era 8 Dimensi fokusnya lebih pada kualitas pengalaman belajar daripada waktu khusus proyek semata
P5 dihapus per tahun ajaran 2025/2026.
- Penggantinya bukan “P7”, melainkan konsep Profil Lulusan 8 Dimensi sebagai bagian dari pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka.
- Fokus baru adalah integrasi delapan kompetensi utama dalam proses pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan menyeluruh.
Referensi :
Detik.com. (2025, Juli 2). Kemendikdasmen ganti P5 jadi Profil Lulusan 8 Dimensi. : https://www.detik.com/edu/sekolah/d-7807992/kemendikdasmen-ganti-p5-jadi-profil-lulusan-8-dimensi
Kompas.com. (2025, Juli 2). P5 resmi dihapus di tahun ajaran baru 2025, apa penggantinya? ://www.kompas.com/edu/read/2025/07/02/155139571/p5-resmi-dihapus-di-tahun-ajaran-baru-2025-apa-penggantinya
Telisik.id. (2025, Juli). Kemendikdasmen resmi hapus P5 dan diganti P7 Standar Kurikulum 2025/2026, ini perbedaannya. https://telisik.id/news/kemendikdasmen-resmi-hapus-p5-dan-diganti-p7-standar-kurikulum-2025-2026-ini-perbedaannya
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka Revisi 2024. : https://kurikulum.kemdikbud.go.id/file/1720050654_manage_file.pdf
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- Renungan tentang Kerendahan Hati dan Martabat dalam membangun kesadaran Diri dan kesadaran
- Manusia dalam Perspektif Evolusi dan Penciptaan: Kajian Rasional, Teologis, dan Antropolog
- TEPATKAH UJIAN SUMATIF/SEMESTER BERBASIS SMARTPHONE ?
- Kritik terhadap Pola Epistemik Guru Gembul dari Perspektif Filsafat Ilmu Islam (Al-Ghazali
- Menakar Logika-Logika Guru Gembul dalam Perspektif Filsafat Ilmu dan Epistemologi Islam
Kembali ke Atas










